Green and Great Earth With Us
Kreatif sampah mencoba memberikan solusi alternatif mewujudkan bumi yang hijau dan indah :) .
Together Is Better Than Alone
Menghijaukan Dunia ini Bersama-sama untuk dinikmati Bersama-sama, Tanpa Memandang Rasa dan Budaya, Bumi Kita Satu.
Warna-warni Kreativitas Indonesia
Kreativitas untuk menghijaukan Bumi ini tidak terbatas, mewujudkan Bumi yang selalu hijau disinari matahari dan langit biru yang saling melengkapi.
Bumi Cerminan Jiwa dan Hati Kita
Tak ada yang seindah hati dan jiwa, yang dicipatkan Tuhan untuk manusia. Tak ada yang lebih indah daripada Bumi yang diciptakan oleh Tuhan untuk saling menjaga dengan HATI dan JIWA.
Life Start Here
Semua berawal dari sini, dari bumi yang dipelihara bersama oleh generasi hijau untuk selalu mensyukuri nikmat Tuhan.
Minggu, 16 Desember 2012
Kebijakan K3 di Rumah Sakit
09.49
Unknown
Materi Kuliah K3 dari Bpk. Dr. Untung S. Sutarjo M.Kes tentang kebijakan K3 di rumah sakit. Semoga bermanfaat.
Dr Untung S Sutarjo M.kes
Sabtu, 15 Desember 2012
Tak Kenal Maka Tak Sayang^^
00.45
Unknown
Tak Kenal Maka Tak Sayang^^
Oleh : Eko Agus Purnomo
Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan
Politeknik Kesehatan Yogyakarta
--Sebuah Perkenalan untuk Menuju Hal Baru di Dunia Blogging--
Profil Eko Agus Purnomo
Rabu, 05 Desember 2012
Bahaya Pencemaran Tanah
01.50
Unknown
Pada kesempatan kali ini "Kreatif Sampah" akan memberikan Contoh Materi Pencemaran Tanah yang bisa anda jadikan sebagai sumber referensi anda, untuk membantu pembuatan Makalah Pencemaran Tanah yang guru atau dosen berikan pada anda.
Pencemaran TanahSelasa, 04 Desember 2012
Buat kalian para aktivis!!!
09.01
Unknown
Dimanakah rumahmu nak?
Orang bilang anakku seorang
aktivis . Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana . Orang bilang anakku
seorang aktivis.Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat . Orang
bilang anakku seorang aktivis .Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? Ibu
bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.
Anakku,sejak mereka bilang engkau
seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis .Dengan
segala kesibukkanmu,ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu
terisi dengan segala yang bermanfaat.Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah
menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak ? Sungguh
setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan
waktu bersamamu nak,tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang
sia-sia.
Anakku,kita memang berada disatu
atap nak,di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini .Tapi
kini dimanakah rumahmu nak?ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini .Sepanjang
hari ibu tunggu kehadiranmu dirumah,dengan penuh doa agar Allah senantiasa
menjagamu .Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah
habis hari ini,tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang
begitu merindukanmu . Ah,lagi-lagi ibu terpaksa harus mengerti,bahwa engkau
begitu lelah dengan segala aktivitasmu hingga tak mampu lagi tersenyum untuk
ibu. Atau jangankan untuk tersenyum,sekedar untuk mengalihkan pandangan pada
ibumu saja engkau engkau,katamu engkau sedang sibuk mengejar deadline.
Padahal,andai kau tahu nak,ibu ingin sekali mendengar segala kegiatanmu hari
ini,memastikan engkau baik-baik saja,memberi sedikit nasehat yang ibu yakin
engkau pasti lebih tahu.Ibu memang bukan aktivis sekaliber engkau nak,tapi bukankah
aku ini ibumu ? yang 9 bulan waktumu engkau habiskan didalam rahimku.
Anakku, ibu mendengar engkau
sedang begitu sibuk nak. Nampaknya engkau begitu mengkhawatirkan nasib
organisasimu,engkau mengatur segala strategi untuk mengkader anggotamu. Engkau
nampak amat peduli dengan semua itu,ibu bangga padamu .Namun,sebagian hati ibu
mulai bertanya nak,kapan terakhir engkau menanyakan kabar ibumu ini nak ?
Apakah engkau mengkhawatirkan ibu seperti engkau mengkhawatirkan keberhasilan
acaramu ? kapan terakhir engkau menanyakan keadaan adik-adikmu nak ? Apakah
adik-adikmu ini tidak lebih penting dari anggota organisasimu nak ?
Anakku,ibu sungguh sedih mendengar
ucapanmu.Saat engkau merasa sangat tidak produktif ketika harus menghabiskan
waktu dengan keluargamu . Memang nak,menghabiskan waktu dengan keluargamu tak
akan menyelesaikan tumpukan tugas yang harus kau buat,tak juga menyelesaikan
berbagai amanah yang harus kau lakukan .Tapi bukankah keluargamu ini adalah
tugasmu juga nak?bukankah keluargamu ini adalah amanahmu yang juga harus kau
jaga nak?
Anakku,ibu mencoba membuka buku agendamu .Buku agenda sang aktivis.Jadwalmu
begitu padat nak,ada rapat disana sini,ada jadwal mengkaji,ada jadwal bertemu
dengan tokoh-tokoh penting.Ibu membuka lembar demi lembarnya,disana ada
sekumpulan agendamu,ada sekumpulan mimpi dan harapanmu.Ibu membuka lagi lembar
demi lembarnya,masih saja ibu berharap bahwa nama ibu ada disana.Ternyata
memang tak ada nak,tak ada agenda untuk bersama ibumu yang renta ini.Tak ada
cita-cita untuk ibumu ini . Padahal nak,andai engkau tahu sejak kau ada dirahim
ibu tak ada cita dan agenda yang lebih penting untuk ibu selain cita dan agenda
untukmu,putra kecilku.
Kalau boleh ibu meminjam bahasa
mereka,mereka bilang engkau seorang organisatoris yang profesional.Boleh ibu
bertanya nak,dimana profesionalitasmu untuk ibu?dimana profesionalitasmu untuk
keluarga ? Dimana engkau letakkan keluargamu dalam skala prioritas yang kau
buat ? Ah,waktumu terlalu mahal nak.Sampai-sampai ibu tak lagi mampu untuk
membeli waktumu agar engkau bisa bersama ibu. Setiap pertemuan pasti akan
menemukan akhirnya. Pun pertemuan dengan orang tercinta,ibu,ayah,kaka dan adik
. Akhirnya tak mundur sedetik tak maju sedetik .Dan hingga saat itu
datang,jangan sampai yang tersisa hanyalah penyesalan.Tentang rasa cinta untuk
mereka yang juga masih malu tuk diucapkan .Tentang rindu kebersamaan yang
terlambat teruntai.
Untuk mereka yang kasih sayangnya
tak kan pernah putus,untuk mereka sang penopang semangat juang ini .
Saksikanlah,bahwa tak ada yang lebih berarti dari ridhamu atas segala aktivitas
yang kita lakukan.Karena tanpa ridhamu,Mustahil kuperoleh ridhaNya.
Terimakasih sobat,
Cerita ini telah mampu membuat hati ini
bergetar……..:”(. Tak bnyak perhatian yg aq kasih kdanya…hemf…smoga hati ini tetp
terjga untuknya walau raga ini tak selalu ada untuknya.
Senin, 03 Desember 2012
Tempat Sampah Pintar Ergonomis
00.44
Unknown
Ini adalah video yang saya ambil di you tube. Video ini berupa teknologi inovasi yang berupa Tempat Sampah Ergonomis yang bisa membuka dan menutup sendiri serta mampu berdiri sesuai dengan tinggi oang yang membuang sampah dan dilengkapi pengukur berat sampah. Berikut ini videonya semoga bermanfaat...!! Selamat menyasikan.....
Dari FTI. Prototipe Tong Sampah Pintar
Sabtu, 01 Desember 2012
Apa itu K3?
09.42
Unknown
Kreatif Sampah kali ini menyajikan meteri tentang K3, bagi anda yang baru belajar K3, berikut ini materi dasar K3. Selamat belajar!
Dasar Dasar k3
Kamis, 22 November 2012
"INOVASI BENGKEL" SEBAGAI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
18.43
Unknown
"INOVASI BENGKEL" SEBAGAI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
Oleh : Eko Agus Purnomo
Oleh : Eko Agus Purnomo
Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan
Politeknik Kesehatan Yogyakarta
--Sebuah Inovasi Baru dari Seorang Mahasiswa Kesehatan Lingkungan--
Blog Bengkel Lingkungan merupakan sebuah wadah untuk menggali dan memberikan/memperbaiki solusi masalah lingkungan dengan teknologi tepat guna. Blog ini dibuat guna bisa memberikan kontribusi terhadap bangsa maupun generasi muda khususnya bagi kamu yang Ngaku Cinta Lingkungan Indonesia! Pada saat ini banyak sekali kita melihat sampah dimanapun kita berada.
Gambar 1. Sebagian kecil kondisi lingkungan kita
Di seluruh dunia, orang menggunakan sekitar satu juta kantong plastik setiap menit. Ratusan ribu ikan paus dan penyu laut dan hewan laut lainnya mati setiap tahun dari kantong plastik untuk makanan salah. Kantong plastik tidak terurai, mereka photodegrade. Ini berarti mereka memecah menjadi potongan-potongan mungil dan mungil bit beracun yang mencemari udara, air, dan tanah. Banyak negara – termasuk Cina, India, Taiwan, Afrika Selatan, Somalia, Kenya, Uganda, Swiss, Jerman, Belanda, Norwegia, dan Spanyol – telah baik menyingkirkan kantong plastik sama sekali atau yang membuat orang membayar uang untuk mereka sehingga mereka menggunakannya kurang. Individu kota seperti San Fransisco juga melarang tas plastik. Seperti apakah kondisi di Negara Tercinta Ini?? Bisa dilihat sendiri....,banyak sekali masyarakat kita yang kurang sadar akan kondisi lingkungan, khususnya diderah kota-kota besar. Sering kali kita disana mudah menjumpai pemandangan pemukiman yang sangat kumuh. Pemukiman kumuh terbentuk sebagai akibat pertambahan penduduk yang bersumber dari derasnya arus perpindahan penduduk, baik melalui proses urbanisasi dari daerah pedesaan dan sekitarnya secara kontinum, maupun melalui proses migrasi pada umumnya. Daya tarik yang menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk ke pusat-pusat kota, antara lain karena kota sebagai pusat pelayanan dengan berbagai kelengkapan fasilitasnya. Namun demikian kenyataan menunjukkan bahwa pertambahan penduduk yang relatif cepat di daerah tersebut tidak dapat diimbangi dengan perkembangan sarana dan prasarana kehidupan sosial ekonominya, sehingga mengakibatkan terjadinya berbagai kasus penyimpangan disiplin dan perilaku, kejahatan dan pelanggaran-pelanggaran norma sosial dan hukum oleh masyarakat pendatang atau kaum migran.
Oke, sekarang..Ayo kurangi masalah Tanpa sampah!!
Kamis, 11 Oktober 2012
Hanya DIA
11.01
Unknown
Tiada
keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak
memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang
Allah-lah yang menguasai segala-galanya; mutlak, tidak ada satu celah pun yang
luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apapun yang luput
dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah
yang mengurus, Allah yang menguasai.
Adapun
kita, manusia, diberi kebebasan untuk memilih, "Faalhamaha fujuraha
wataqwaaha", "Dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana
kebaikan dan mana keburukan". Potensi baik dan potensi buruk telah
diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan dalam hidup ini.
Oleh karena itu, jangan salahkan siapapun andaikata kita termasuk berkelakuan
buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk,
naudzubillah.
Sedangkan
keberuntungan bagi orang-orang yang bersandarnya kepada Allah mengakibatkan
dunia ini, atau siapapun, terlampau kecil untuk menjadi sandaran baginya.
Sebab, seseorang yang bersandar pada sebuah tiang akan sangat takut tiangnya
diambil, karena dia akan terguling, akan terjatuh. Bersandar kepada sebuah
kursi, takut kursinya diambil. Begitulah orang-orang yang panik dalam kehidupan
ini karena dia bersandar kepada kedudukannya, bersandar kepada hartanya,
bersandar kepada penghasilannya, bersandar kepada kekuatan fisiknya, bersandar
kepada depositonya, atau sandaran-sandaran yang lainnya.
Padahal,
semua yang kita sandari sangat mudah bagi Allah (mengatakan ‘sangat mudah’ juga
ini terlalu kurang etis), atau akan ‘sangat mudah sekali’ bagi Allah mengambil
apa saja yang kita sandari. Namun, andaikata kita hanya bersandar kepada Allah
yang menguasai setiap kejadian, "laa khaufun alaihim walahum yahjanun’,
kita tidak pernah akan panik, Insya Allah.
Jabatan
diambil, tak masalah, karena jaminan dari Allah tidak tergantung jabatan,
kedudukan di kantor, di kampus, tapi kedudukan itu malah memperbudak diri kita,
bahkan tidak jarang menjerumuskan dan menghinakan kita. kita lihat banyak orang
terpuruk hina karena jabatannya. Maka, kalau kita bergantung pada kedudukan
atau jabatan, kita akan takut kehilangannya. Akibatnya, kita akan berusaha
mati-matian untuk mengamankannya dan terkadang sikap kita jadi jauh dari
kearifan.
Tapi
bagi orang yang bersandar kepada Allah dengan ikhlas, ‘ya silahkan ... Buat apa
bagi saya jabatan, kalau jabatan itu tidak mendekatkan kepada Allah, tidak
membuat saya terhormat dalam pandangan Allah?’ tidak apa-apa jabatan kita kecil
dalam pandangan manusia, tapi besar dalam pandangan Allah karena kita dapat
mempertanggungjawabkannya. Tidak apa-apa kita tidak mendapatkan pujian,
penghormatan dari makhluk, tapi mendapat penghormatan yang besar dari Allah
SWT. Percayalah walaupun kita punya gaji 10 juta, tidak sulit bagi Allah
sehingga kita punya kebutuhan 12 juta. Kita punya gaji 15 juta, tapi oleh Allah
diberi penyakit seharga 16 juta, sudah tekor itu.
Oleh
karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan.
Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat
urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita. Demi
Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak
seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah untuk memberikan penyakit
yang membuat bapak kita tidak bisa melakukan apapun, sehingga jabatannya harus
segera digantikan.
Punya
suami gagah perkasa. Begitu kokohnya, lalu kita merasa aman dengan bersandar
kepadanya, apa sulitnya bagi Allah membuat sang suami muntaber, akan sangat
sulit berkelahi atau beladiri dalam keadaan muntaber. Atau Allah mengirimkan
nyamuk Aides Aigepty betina, lalu menggigitnya sehingga terjangkit demam
berdarah, maka lemahlah dirinya. Jangankan untuk membela orang lain, membela
dirinya sendiri juga sudah sulit, walaupun ia seorang jago beladiri karate.
Otak
cerdas, tidak layak membuat kita bergantung pada otak kita. Cukup dengan
kepleset menginjak kulit pisang kemudian terjatuh dengan kepala bagian belakang
membentur tembok, bisa geger otak, koma, bahkan mati. Semakin kita bergantung
pada sesuatu, semakin diperbudak. Oleh karena itu, para istri jangan terlalu
bergantung pada suami. Karena suami bukanlah pemberi rizki, suami hanya salah
satu jalan rizki dari Allah, suami setiap saat bisa tidak berdaya. Suami pergi
ke kanotr, maka hendaknya istri menitipkannya kepada Allah.
"Wahai
Allah, Engkaulah penguasa suami saya. Titip matanya agar terkendali, titip
hartanya andai ada jatah rizki yang halal berkah bagi kami, tuntun supaya ia
bisa ikhtiar di jalan-Mu, hingga berjumpa dengan keadaan jatah rizkinya yang
barokah, tapi kalau tidak ada jatah rizkinya, tolong diadakan ya Allah, karena
Engkaulah yang Maha Pembuka dan Penutup rizki, jadikan pekerjaannya menjadi
amal shaleh."
Insya
Allah suami pergei bekerja di back up oleh do’a sang istri, subhanallah. Sebuah
keluarga yang sungguh-sungguh menyandarkan dirinya hanya kepada Allah.
"Wamayatawakkalalallah fahuwa hasbu", (QS. At Thalaq [65] : 3). Yang
hatinya bulat tanpa ada celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun ;
Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, maka bakal dicukupi segala
kebutuhannya. Allah Maha Pencemburu pada hambanya yang bergantung kepada
makhluk, apalagi bergantung pada benda-benda mati. Mana mungkin? Sedangkan
setiap makhluk ada dalam kekuasaan Allah. "Innallaaha ala kulli sai in
kadir".
Oleh
karena itu, harus bagi kita untuk terus menerus meminimalkan penggantungan.
Karena makin banyak bergantung, siap-siap saja makin banyak kecewa. Sebab yang
kita gantungi, "Lahaula wala quwata illa billaah" (tiada daya dan
kekuatan yang dimilikinya kecuali atas kehendak Allah). Maka, sudah seharusnya
hanya kepada Allah sajalah kita menggantungkan, kita menyandarkan segala sesuatu,
dan sekali-kali tidak kepada yang lain, Insya Allah.
Bundel by UGLY --- Jan '02
Selasa, 02 Oktober 2012
Terbaik Tidak Harus No.1
23.43
Unknown
Alhamdulilah wasukhurilah...
Banyak sekali hambatan dan rintangan untuk sebuah kemenangan yang tidak bisa dibeli. Pada Hari Rabu, 12 Sept 2012, pukul 09.00 - 11.00 WIB, 3 di Kampus FE Univ. Teknologi Yogyakarta Jl. Glagahsari No, 63 Yogyakarta. Disana dlm rangka memenuhi undgn dari Dinas Pendidikan Pemuda dan OlahRaga (Dikpora) Prop. DIY utk mempresentasikan hasil penelitian Lomba Inovasi Teknologi Mhs (LITM) Tahun 2012 yg telah selesai mereka lakukan. Akhirnya setelah sholat dhuhur di umumkan juga untuk juara di bidangnya masing-masing termasuk bidang pariwisata. Kemudian dengan hati yang prsah dgn yang di atas akhirya Kami mendapatkan scor tertinggi walaupun masuk kedalam juara tiga...
Ini dia karya kami yang berjudul "Toilet Pintar" semoga bermanfaat...
Pengembangan Pariwisata Berwawasan Lingkungan BLOG












