Green and Great Earth With Us

Kreatif sampah mencoba memberikan solusi alternatif mewujudkan bumi yang hijau dan indah :) .

Together Is Better Than Alone

Menghijaukan Dunia ini Bersama-sama untuk dinikmati Bersama-sama, Tanpa Memandang Rasa dan Budaya, Bumi Kita Satu.

Warna-warni Kreativitas Indonesia

Kreativitas untuk menghijaukan Bumi ini tidak terbatas, mewujudkan Bumi yang selalu hijau disinari matahari dan langit biru yang saling melengkapi.

Bumi Cerminan Jiwa dan Hati Kita

Tak ada yang seindah hati dan jiwa, yang dicipatkan Tuhan untuk manusia. Tak ada yang lebih indah daripada Bumi yang diciptakan oleh Tuhan untuk saling menjaga dengan HATI dan JIWA.

Life Start Here

Semua berawal dari sini, dari bumi yang dipelihara bersama oleh generasi hijau untuk selalu mensyukuri nikmat Tuhan.

Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Januari 2013

PEMIRA DAN PELANTIKAN 2013

Jumat, 21 Desember 2012

Mapala Poltekkes Yogyakarta Present

Mapala Poltekkes Yogyakarta Present, menampilkan tentang cuplikan-cuplikan dari kegiatan yang telah diselenggarakan pada proker sebelumnya by Dewi Ermawati. Selamat menyaksikkan!



Selasa, 04 Desember 2012

Buat kalian para aktivis!!!


Dimanakah rumahmu nak?
Orang bilang anakku seorang aktivis . Kata mereka namanya tersohor dikampusnya sana . Orang bilang anakku seorang aktivis.Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat . Orang bilang anakku seorang aktivis .Tapi bolehkah aku sampaikan padamu nak ? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil ibu yang lugu.
Anakku,sejak mereka bilang engkau seorang aktivis ibu kembali mematut diri menjadi ibu seorang aktivis .Dengan segala kesibukkanmu,ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat.Ibu sungguh mengerti itu nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia nak ? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak,tanpa pernah ibu berfikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia.
Anakku,kita memang berada disatu atap nak,di atap yang sama saat dulu engkau bermanja dengan ibumu ini .Tapi kini dimanakah rumahmu nak?ibu tak lagi melihat jiwamu di rumah ini .Sepanjang hari ibu tunggu kehadiranmu dirumah,dengan penuh doa agar Allah senantiasa menjagamu .Larut malam engkau kembali dengan wajah kusut.Mungkin tawamu telah habis hari ini,tapi ibu berharap engkau sudi mengukir senyum untuk ibu yang begitu merindukanmu . Ah,lagi-lagi ibu terpaksa harus mengerti,bahwa engkau begitu lelah dengan segala aktivitasmu hingga tak mampu lagi tersenyum untuk ibu. Atau jangankan untuk tersenyum,sekedar untuk mengalihkan pandangan pada ibumu saja engkau engkau,katamu engkau sedang sibuk mengejar deadline. Padahal,andai kau tahu nak,ibu ingin sekali mendengar segala kegiatanmu hari ini,memastikan engkau baik-baik saja,memberi sedikit nasehat yang ibu yakin engkau pasti lebih tahu.Ibu memang bukan aktivis sekaliber engkau nak,tapi bukankah aku ini ibumu ? yang 9 bulan waktumu engkau habiskan didalam rahimku.
Anakku, ibu mendengar engkau sedang begitu sibuk nak. Nampaknya engkau begitu mengkhawatirkan nasib organisasimu,engkau mengatur segala strategi untuk mengkader anggotamu. Engkau nampak amat peduli dengan semua itu,ibu bangga padamu .Namun,sebagian hati ibu mulai bertanya nak,kapan terakhir engkau menanyakan kabar ibumu ini nak ? Apakah engkau mengkhawatirkan ibu seperti engkau mengkhawatirkan keberhasilan acaramu ? kapan terakhir engkau menanyakan keadaan adik-adikmu nak ? Apakah adik-adikmu ini tidak lebih penting dari anggota organisasimu nak ?

Anakku,ibu sungguh sedih mendengar ucapanmu.Saat engkau merasa sangat tidak produktif ketika harus menghabiskan waktu dengan keluargamu . Memang nak,menghabiskan waktu dengan keluargamu tak akan menyelesaikan tumpukan tugas yang harus kau buat,tak juga menyelesaikan berbagai amanah yang harus kau lakukan .Tapi bukankah keluargamu ini adalah tugasmu juga nak?bukankah keluargamu ini adalah amanahmu yang juga harus kau jaga nak?
Anakku,ibu mencoba membuka buku agendamu .Buku agenda sang aktivis.Jadwalmu begitu padat nak,ada rapat disana sini,ada jadwal mengkaji,ada jadwal bertemu dengan tokoh-tokoh penting.Ibu membuka lembar demi lembarnya,disana ada sekumpulan agendamu,ada sekumpulan mimpi dan harapanmu.Ibu membuka lagi lembar demi lembarnya,masih saja ibu berharap bahwa nama ibu ada disana.Ternyata memang tak ada nak,tak ada agenda untuk bersama ibumu yang renta ini.Tak ada cita-cita untuk ibumu ini . Padahal nak,andai engkau tahu sejak kau ada dirahim ibu tak ada cita dan agenda yang lebih penting untuk ibu selain cita dan agenda untukmu,putra kecilku.
Kalau boleh ibu meminjam bahasa mereka,mereka bilang engkau seorang organisatoris yang profesional.Boleh ibu bertanya nak,dimana profesionalitasmu untuk ibu?dimana profesionalitasmu untuk keluarga ? Dimana engkau letakkan keluargamu dalam skala prioritas yang kau buat ? Ah,waktumu terlalu mahal nak.Sampai-sampai ibu tak lagi mampu untuk membeli waktumu agar engkau bisa bersama ibu. Setiap pertemuan pasti akan menemukan akhirnya. Pun pertemuan dengan orang tercinta,ibu,ayah,kaka dan adik . Akhirnya tak mundur sedetik tak maju sedetik .Dan hingga saat itu datang,jangan sampai yang tersisa hanyalah penyesalan.Tentang rasa cinta untuk mereka yang juga masih malu tuk diucapkan .Tentang rindu kebersamaan yang terlambat teruntai.
Untuk mereka yang kasih sayangnya tak kan pernah putus,untuk mereka sang penopang semangat juang ini . Saksikanlah,bahwa tak ada yang lebih berarti dari ridhamu atas segala aktivitas yang kita lakukan.Karena tanpa ridhamu,Mustahil kuperoleh ridhaNya.
Terimakasih sobat,
Cerita ini telah mampu membuat hati ini bergetar……..:”(. Tak bnyak perhatian yg aq kasih kdanya…hemf…smoga hati ini tetp terjga untuknya walau raga ini tak selalu ada untuknya.


Rabu, 07 Desember 2011

Kontribusi Saka Bakti Husada dalam Desa Siaga

Berikut ini adalah materi yang disampaikan Tentang Kontribusi Saka Bakti Husada dalam Desa Siaga pada waktu acara PPS (Program Pengenalan Study) 2012. Berikut materinya :
Desa Siaga

Kamis, 13 Oktober 2011

Kita = Pemimpin

Latihan dasar kepemimpinan yang diselenggarakan oleh PPSDM kali ini bukan seperti LDK biasaya sangat banyak pengalaman dan relasi yang saya dapat dari kegiatan ini. Hingga akhirnya membawa saya mengemban amanah ini. Berikut laporan singkat yang saya buat :
Kita Pemimpin

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Light Green Pointer