Green and Great Earth With Us

Kreatif sampah mencoba memberikan solusi alternatif mewujudkan bumi yang hijau dan indah :) .

Together Is Better Than Alone

Menghijaukan Dunia ini Bersama-sama untuk dinikmati Bersama-sama, Tanpa Memandang Rasa dan Budaya, Bumi Kita Satu.

Warna-warni Kreativitas Indonesia

Kreativitas untuk menghijaukan Bumi ini tidak terbatas, mewujudkan Bumi yang selalu hijau disinari matahari dan langit biru yang saling melengkapi.

Bumi Cerminan Jiwa dan Hati Kita

Tak ada yang seindah hati dan jiwa, yang dicipatkan Tuhan untuk manusia. Tak ada yang lebih indah daripada Bumi yang diciptakan oleh Tuhan untuk saling menjaga dengan HATI dan JIWA.

Life Start Here

Semua berawal dari sini, dari bumi yang dipelihara bersama oleh generasi hijau untuk selalu mensyukuri nikmat Tuhan.

Tampilkan postingan dengan label Environment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Environment. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Januari 2013

TEMANGGUNG KLB CHIKUNGUNYA


Temanggung - Wabah penyakit chikungunya di Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kabid Pencegahan, Pemberantasan, dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Edi Rakhmato, di Temanggung Jumat mengatakan, selama ini belum pernah terjadi kasus chikungunya di Temanggung.

"Kasus chikungunya di Temanggung pertama kali terjadi di Kecamatan Pringsurat ini maka dinyatakan sebagai KLB," katanya.

Ia menyebutkan, pada bulan Maret 2010 terdapat 29 kasus chikungunya di Desa Duwok, dan pada Maret-April 2009 terjadi 28 kasus chikungunya di Desa Gowok Kecamatan Pringsurat.

Selain itu, katanya, di beberapa desa yang lain di Kecamatan Pringsurat juga terdapat 42 kasus chikungunya pada April 2010.

Ia mengatakan, chikungunya merupakan penyakit ringan yang tidak mematikan seperti demam berdarah dengue (DBD).

"Pengebaran pengakit tersebut sama-sama melalui viktor nyamuk aedes aegypti," katanya.

Ia menyebutkan, gejala bagi yang terkena chikungunya antara lain demam, nyeri otot, nyeri sendi, dan kadang-kadang disertai bercak merah. Masa inkubasi virus ini sekitar dua hingga empat hari.

Bagi sebagaian penderita, katanya, terkadang juga terjadi kelumpuhan sementara, karena nyeri sendi mengakibatkan kaki atau lutut sakit jika digerakkan.

Ia mengatakan, pengobatan bagi penderita dengan simtomatis untuk mengurangi gejala.

Edi mengatakan, untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut masyarakat harus meningkatkan perilaku hidup sehat dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk. 
 

Sumber : ANTARA News

Video: Dengue In Indonesia

Berikut ini adalah kondisi Kondisi Kesehatan Indonesia yang di akibatkan oleh Virus Dengue. Video ini saya ambil dari situs resmi kemenkes.
JAGA DIRI MULAI DIRI SENDIRI!

Jumat, 04 Januari 2013

Laporan PTPS Semester 3

Berikut ini saya posting Laporan Pratikum Semester 3 mata kuliah PTPSP, semoga bermanfaat. Laporan PTPSP

Jumat, 28 Desember 2012

Toilet Pintar : Solusi Cerdas Penyediaan Air Bersih di Tempat Wisata


Toilet merupakan salah satu sarana sanitasi yang paling vital. Sarana toilet umum merupakan salah satu jenis toilet yang diperuntukkan untuk masyarakat umum yang berkunjung ke suatu tempat. Sering kali disebutkan bahwa toilet umum adalah toilet ketika jauh dari rumah. Dengan demikian  pengguna toilet umum akan sangat beragam dan senantiasa berganti, akibatnya toilet umum merupakan tempat yang potensial sebagai sarana penyebaran penyakit bila sanitasi dan higienenya tidak dipelihara dengan baik. 

Gambar 1. Gambar diatas ini, saya ambil di salah satu Toilet yang ada 
di Pantai Parang Tritis, Yogyakarta

Menurut Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Matra Dinkes Bantul, Yanatum Yunadiana, menyebutkan bahwa telah terjadi pencemaran E.colli pada sumur-sumur warga Bantul (Harian Jogja Express Rabu, 29 Agustus 2012). Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata telah berencana untuk melanjutkan penilaian terhadap kebersihan toilet tidak hanya di lingkungan Bandara tetapi juga di tempat-tempat wisata.
Studi Water and Sanitation Program (WSP)  menyebutkan, bahwa sanitasi buruk juga berdampak pada penurunan kualitas lingkungan hidup serta berimbas ke dunia wisata. Dampak pariwisata di Indonesia berupa kerugian ekonomi turis karena buruknya sanitasi bisa mencapai Rp 1,465 triliun pada 2005. Sementara itu, dampak kesejahteraan lain berupa penggunaan waktu yang tidak produktif setara dengan Rp 10,770 triliun (Naylanews.blogspot.com).
Daerah Istimewa Yogyakarta  merupakan daerah tujuan  pariwisata berbasis budaya dengan dukungan keragaman obyek dan daya tarik wisata. Pada tahun 2009, tercatat 2,9 juta turis domestik dan sekitar 123 ribu wisatawan mancanegara datang dan menginap di DI Yogyakarta (Jogja.tribunnews.com). Perkembangan industri pariwisata juga menambah jumlah pekerja yang bergerak di industri tersebut. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki puluhan tempat tujuan wisata yang terdiri dari wisata sejarah, alam, belanja dan pendidikan. Dari hasil survey yang dilakukan terutama wisata perairan yaitu pantai masih sedikit jumlah fasilitas toilet atau bahkan tidak tersedia dan jauh dari pantai. Di Yogyakarta terdapat beberapa daerah tempat wisata yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sanitasi antara lain daerah Gunung Kidul dan tempat wisata Merapi. Badan dunia UNESCO sendiri pada tahun 2002 telah menetapkan hak dasar manusia atas air yaitu sebesar 60 ltr/org/hari (tapaklangit.blogspot.com).
Problem air bersih juga masih terus menggelisahkan warga di obyek wisata Kaliurang, Sleman, DI Yogyakakarta. Baik itu pemilik warung makan, hotel, penginapan, maupun wisma. Sejak meletusnya Gunung Merapi akhir 2010 lalu hampir semua sumber air yang berada di kaki Gunung Merapi tersumbat oleh material Merapi yang hingga kini belum bisa teratasi. Beberapa warga di Kawasan Wisata Kaliurang menyatakan, ini merupakan problem air pertama yang di alami oleh warga.
Tahun-tahun sebelum Merapi meletus, air bersih tidak masalah,bahkan cenderung melimpah karena banyaknya sumber air. "Namun hampir dua tahun ini warga banyak kekurangan air," kata Bu Ning, Senin (14/5), pemilik warung makan.
Berharap perbaikan sumber air belum memungkinkan, karena tebalnya material Merapi yang membenam sumber air. Untuk memperoleh air bersih, warga harus membeli air dari unit mobil tanki dengan harga relatif mahal di banding saat mereka masih mengandalkan sumber air, atau sambungan dari perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Sleman. Harga per tanki berisi 5.000 liter mencapai Rp 150.000.
Problem air ini yang diduga menjadi salah satu penyebab belum pulihnya kunjungan ke wisata Kaliurang. "Dulu sebelum Merapi meletus, hampir setiap hari ada pengunjung yang menginap di penginapan saya. Namun sekarang satu minggu saja, belum tentu mendapatkan tamu," kata seorang pemilik penginapan.
(http://www.kotajogja.com/berita/index/Air-Bersih.-Problem-Bagi-Obyek-Wisata-Kaliurang-)
Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 30 Juli 2012 di wisata pantai, khususnya di tempat wisata Pantai Depok Bantul telah terdapat saluran limbah dengan sistem komunal dari seluruh toilet umum yang ada. Akan tetapi pembangunan saluran limbah dengan sistem komunal ini tidak dapat berjalan lagi sesuai dengan fungsinya. Hal ini disebabkan oleh jenis konstruksi yang telah dibangun tidak sesuai dengan keadaan geografis di Pantai Depok. Dikarenakan sistem komunal tidak dapat berjalan sesuai dengan fungsinya, maka masyarakat sekitar kembali menggunakan saluran pembuangan yang dibuat secara swadaya dengan sistem peresapan. Dimana telah diketahui bahwa pembuangan limbah dengan cara peresapan dapat berpotensi tinggi menyebabkan pencemaran lingkungan

Gambar 2. Saluran pembuangan air limbah kamar mandi dari warung-warung
ke arah pantai Parang Tritis

Gambar 3. Saluran pembuangan air limbah kamar mandi dari warung-warung
ke peresapan yang tidak memenuhi syarat

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan maka otomatis jumlah pemakaian toilet umum meningkatkebutuhan akan air bersih juga akan bertambah, maka guna memberikan salah satu alternatif untuk mencukupi kebutuhan air bersih pada tempat wisata adalah dengan mendaur ulang limbah cair dan padat dari toilet umum dengan “Toilet Pintar”. Selain itu, Toilet ini juga dilengkapi dengan poster dan design alat pengolahan yang harapannya dapat memberikan edukasi terhadap masyarakat khususnya pengguna toilet tentang limbah Toilet. Toilet Pintar merupakan wacana sekaligus akan sangat tepat jika diaplikasikan dalam dunia pariwisata.

Gambar 4. Skema prototipe proses pengolahan limbah kamar mandi menjadi air bersih

Dengan hasil inovasi ini diharapkan pemerintah terutama Dinas Pariwisata khususnya Propinsi DI Yogyakarta dapat memanfaatkan teknologi yang akan dibangun sebagai pilot project percontohan bagi daerah pariwisata lain terutama tempat wisata yang kesulitan air pada waktu musim kemarau. Sehingga nantinya kedepan pariwisata dibidang apa saja di Yogyakarta dapat lebih berorientasi ke lingkungan.
Artikel ini saya buat menjelang ‘eksekusi’ tugas akhir di bangku kuliah sekaligus saya ikut sertakan dalam lomba di Blogdetik. Saya berharap banyak ide sederhana ini bisa menjadi solusi tepat bagi permasalahan kelangkaan Air bersih di Indonesia. Menghemat air adalah kewajiban semesta, kewajiban kita semua, karena air adalah hak setiap manusia. Wacana ini adalah seni, bagaimana sesuatu yang bagi orang lain tidak berguna  kita dapat menjadikannya berharga  dan bermakna.


Kamis, 27 Desember 2012

Aku Bukan Sampah!

JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Kebersihan DKI Jakarta memprediksi sampah pada malam tahun baru 2013 akan naik sebesar 10 persen dari biasanya. Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin mengungkapkan, total volume sampah pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2012, diprediksi mencapai 6.615 ton. Jumlah ini akan meningkat hingga 7.150 ton pada 1 Januari 2013, setelah perayaan malam tahun baru.

"Paginya akan naik menjadi 7.150 ton," kata Unu di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Penyebaran sampah tersebut diprediksi akan terpusat pada tempat-tempat hiburan seperti Monas, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Ragunan, Kota Tua, dan kawasan Sudirman-Thamrin yang akan menjadi puncak perayaan malam pergantian tahun dengan Car Free Night yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Joko Widodo. 
"Biasanya tumpukan di kawasan tersebut bisa mencapai 20 persen. Kalau secara total di Ibu Kota paling banyak 10 persen karena fluktuasi," kata Unu. Jika peningkatannya sebesar 10 persen, kata Unu, volume sampah dapat membeludak dari enam hingga sepuluh ton. Namun, yang menjadi kendala saat melakukan pembersihan sampah adalah menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang tidur hingga pagi di lokasi hiburan. 
"Biasanya acara jam empat pagi sudah selesai, mereka sudah pergi. Jam enam sudah bersih-bersihlah. PKL memang urusannya dengan Kamtib, tapi kan hubungannya sama Dinas Kebersihan juga," ujarnya.   
Selain itu, Unu memaparkan perkiraan volume sampah pada malam pergantian tahun di tiap wilayah Ibu Kota. Untuk Jakarta Pusat, volume sampah terbesar 1.948 ton pada 31 Desember dan naik menjadi 2.484 ton. Setelah itu, Jakarta Selatan dengan 1.814 ton dan naik menjadi 1.851 ton; Jakarta Barat dengan volume sampah 1.209 ton naik menjadi 1.233 ton; Jakarta Timur dari 889 ton naik menjadi 907 ton; Jakarta Utara menempati posisi terakhir dengan volume sampah 755 ton naik menjadi 770 ton.
"Total personel Dinas Kebersihan yang dipersiapkan untuk pergantian tahun sejumlah 757 petugas dengan total kendaraan 102 unit," kata Unu.

Ayo Ikut Lomba Inovasi Teknologi Lingkungan 2013!

Berikut ini info yang saya dapat. Silakan bagi anda yang mau ikutan khususnya anak-anak lingkungan bisa klik.http://litlenviro2013.blogspot.com/
Ayooo bagi kamu mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan 2012 Jangan sampe tidak ikut. Juara atau tidak, tidak usah dipikirkan. Yang jelas kita sudah berani, daripada takut untuk mencoba.!!

Kamis, 20 Desember 2012

Kisah Pejuang Luar Negeri Untuk Tanah Air

Kisah Pejuang Luar Negeri Untuk Tanah Air
Oleh : Eko Agus Purnomo
Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Simak kisah seorang berkebangsaan Perancis yang memberikan jasa untuk warga Sumba dengan membuat sumur sebagai sumber air untuk mereka. Lalu kemanakah Anak Bangsa untuk Tanah Air Indonesia???
Sumber : Liputan6
Pejuang Sumur

Rabu, 19 Desember 2012

Belajar karya tulis ilmiah lewat Artikel Ilmiah

Belajar karya tulis ilmiah lewat Artikel Ilmiah. Berikut ini adalah artikel ilmiah yang saya lombakan di dies natalis Poltekkes Kemenkes Ykt ke XII dan alhamdililah juara 1.

Artikel Ilmiah

Kamis, 22 November 2012

"INOVASI BENGKEL" SEBAGAI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN

 "INOVASI BENGKEL" SEBAGAI DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
Oleh : Eko Agus Purnomo
Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan
Politeknik Kesehatan Yogyakarta
--Sebuah Inovasi Baru dari Seorang Mahasiswa Kesehatan Lingkungan--

Blog Bengkel Lingkungan merupakan sebuah wadah untuk menggali dan memberikan/memperbaiki solusi masalah lingkungan dengan teknologi tepat guna. Blog ini dibuat guna bisa memberikan kontribusi terhadap bangsa maupun generasi muda khususnya bagi kamu yang Ngaku Cinta Lingkungan Indonesia! Pada saat ini banyak sekali kita melihat sampah dimanapun kita berada.

Gambar 1. Sebagian kecil kondisi lingkungan kita
Di seluruh dunia, orang menggunakan sekitar satu juta kantong plastik setiap menit. Ratusan ribu ikan paus dan penyu laut dan hewan laut lainnya mati setiap tahun dari kantong plastik untuk makanan salah. Kantong plastik tidak terurai, mereka photodegrade. Ini berarti mereka memecah menjadi potongan-potongan mungil dan mungil bit beracun yang mencemari udara, air, dan tanah. Banyak negara – termasuk Cina, India, Taiwan, Afrika Selatan, Somalia, Kenya, Uganda, Swiss, Jerman, Belanda, Norwegia, dan Spanyol – telah baik menyingkirkan kantong plastik sama sekali atau yang membuat orang membayar uang untuk mereka sehingga mereka menggunakannya kurang. Individu kota seperti San Fransisco juga melarang tas plastik. Seperti apakah kondisi di Negara Tercinta Ini?? Bisa dilihat sendiri....,banyak sekali masyarakat kita yang kurang sadar akan kondisi lingkungan, khususnya diderah kota-kota besar. Sering kali kita disana mudah menjumpai pemandangan pemukiman yang sangat kumuh. Pemukiman kumuh terbentuk sebagai akibat pertambahan penduduk yang bersumber dari derasnya arus perpindahan penduduk, baik melalui proses urbanisasi dari daerah pedesaan dan sekitarnya secara kontinum, maupun melalui proses migrasi pada umumnya. Daya tarik yang menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk ke pusat-pusat kota, antara lain karena kota sebagai pusat pelayanan dengan berbagai kelengkapan fasilitasnya. Namun demikian kenyataan menunjukkan bahwa pertambahan penduduk yang relatif cepat di daerah tersebut tidak dapat diimbangi dengan perkembangan sarana dan prasarana kehidupan sosial ekonominya, sehingga mengakibatkan terjadinya berbagai kasus penyimpangan disiplin dan perilaku, kejahatan dan pelanggaran-pelanggaran norma sosial dan hukum oleh masyarakat pendatang atau kaum migran.
Oke, sekarang..Ayo kurangi masalah Tanpa sampah!!

Selasa, 02 Oktober 2012

Liputan 6. Bank Sampah

Sosok minggu ini di Liputan 6. Bank Sampah. Mari kita simak.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Light Green Pointer